Uji Lanjut Analisis Statistik dalam Percobaan Kultur Jaringan Tanaman, Tukey’s HSD atau DMRT?

Dr. Rudiyanto, SP., M.Si
0

Pemilihan metode analisa statistik dalam percobaan kultur jaringan tanaman turut menentukan validitas hasil penelitian. Salah satu keputusan yang harus diambil seorang peneliti adalah menentukan analisa uji lanjut Tukey’s HSD atau DMRT (Duncan’s Multiple Range Test) setelah hasil ANOVA menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan. Kedua metode uji lanjut ini memang sering digunakan untuk menguji perbedaan antar perlakuan, dan keduanya memiliki karakteristik dan filosofi statistik yang berbeda.

Tukey’s HSD dikenal sebagai metode yang lebih konservatif. Artinya, uji ini dinilai lebih berhati-hati dalam menyatakan bahwa dua perlakuan berbeda nyata, sehingga meminimalkan risiko kesalahan dalam menyimpulkan hasil (false positive). Uji ini sangat relevan untuk penelitian yang hasilnya akan digunakan sebagai dasar pengambilan keputusan yang penting atau ditujukan untuk publikasi di jurnal-jurnal ilmiah bereputasi tinggi (Q1-Q2). Uji Tukey mengontrol family-wise error rate, yaitu kemungkinan terjadinya kesalahan secara keseluruhan ketika membandingkan banyak pasangan perlakuan secara bersamaan (Field, 2013; Day & Quinn, 1989).

Sebaliknya, uji DMRT lebih fleksibel. Metode ini cenderung lebih mudah menemukan perbedaan signifikan antar perlakuan yang diuji, meski dengan risiko sedikit lebih tinggi terhadap kesalahan interpretasi. Karena sifatnya yang lebih sensitif ini, DMRT sangat populer di gunakan di kalangan peneliti untuk bidang pertanian, hortikultura, dan bioteknologi tanaman, termasuk juga dalam percobaan kultur jaringan tanaman. Uji DMRT memudahkan peneliti dalam mengelompokkan perlakuan berdasarkan respons yang berbeda, misalnya dalam mengamati pertumbuhan kalus, tunas, atau akar akibat variasi jenis dan konsentrasi zat pengatur tumbuh yang berbeda (Steel & Torrie, 1980; Gomez & Gomez, 1984). Visualisasi hasilnya pun intuitif dan komunikatif, dan biasanya ditampilkan dalam bentuk sitasi huruf a, b, c yang menandai kelompok rata-rata yang berbeda berdasarkan uji DMRT ini.

Dengan demikian, pemilihan antara Tukey’s HSD atau DMRT bukan soal mana yang lebih unggul secara statistik, melainkan soal konteks penelitian dan tujuan dari analisis. Untuk penelitian eksploratif yang fokus pada pengembangan metode atau pencarian perlakuan terbaik, DMRT seringkali lebih praktis dan informatif. Namun jika data yang diperoleh akan digunakan untuk menyusun kebijakan, rekomendasi industri, atau publikasi ilmiah bereputasi tinggi (Q1-Q2), maka Tukey’s HSD lebih disarankan untuk dipilih karena alasan sensitifitas dan kehati-hatian dalam menyimpulkan hasil. Dalam sains, ketepatan membaca data adalah hal yang penting, begitu juga ketepatan dan kejelian saat merekap dan menganalisanya. Seperti yang dikatakan oleh Montgomery (2017), pemilihan uji statistik yang bijak adalah bagian dari tanggung jawab ilmiah peneliti terhadap data yang dihasilkan.

Referensi:

Post a Comment

0 Comments

Post a Comment (0)
3/related/default